Qa-do
Ketika cinta harus mengalah
semua orang pernah merasakan indah nya jatuh cinta …
setiap manusia di anugerahkan oleh Allah perasaan cinta..
dan ketika cinta menyapa…tak ada yang yang bisa di salah kan “kenapa saya harus jatuh cinta”..kenapa? bertanya mengapa pun,tak akan pernah terjawab…mengapa…sebab ketika seorang hamba Allah merasakan jatuh cinta..dengan seketika merubah segala hal-hal dalam hidup..segala menjadi indah..
menjadi lebih bersemangat dalam hidup..seperti ada sesuatu pendorong dalam hidup…sebagai pembaru jiwa yang layu…
tapi Astagfirullahaladzim..
ketika aku tersadar di dalam keindahan cinta , aku terlempar dari atas angan ku sendiri…
aku tersadar betapa aku telah jauh membiarkan hati ku berzina dengan perasaan sendiri terhadap seseorang yang telah mengganggap aku sebagai “kekasih” nya??
tidak Tuhan..tidak…
aku telah berdosa..aku membiarkan hati ku terkotori oleh perasaan yang tak seharusnya aku izinkan masuk kedalam relung hatiku..
tak bisa aku terus membiarkan hati ku ini terus2 menuai dosa dari indahnya pesan-pesan”cinta” dari dia..tak seharusnya aku berkata “aku sayang kamu” kepada dia yang bukan siapa-siapa..
tak seharusnya aku memikirkan dirinya yang “belum tentu memikirkan” diriku?
dan tak seharusnya dia terus memikirkan diriku yang masih belum hak kepada dirinya… sehingga timbul lah perasaan sayang..dan cinta…
bukankah lebih indah ketika kita rasa cinta yang kita miliki sebesar cinta kita kepada “kekasih” kita alihkan rasa cinta itu kepada Allah dzat yang maha sempurna..??subbhanallah
terkadang ketika kita terbelenggu “cinta” maka seakan dunia hanya milik aku dan dirinya.. tak ada ruang kosong untuk semesta alam lain..termasuk kepada allah tuhan kita dzat yang menciptakan kita ..Astagfirullahaladzim..tidak rabb…ampuni aku…hapuslah rasa “cinta” ini hapuslah…
dan ALLAHU AKBAR… allah membuka mata hati ku sebelum semua terlambat..sebelum rasa “cinta” dan rasa “sayang” yang tak seharus nya itu kian menebal ..allah membuka hati ku untuk kembali ke jalan allah…
untuk kembali ke konsentrasi ku kembali ke alam sadar setelah selama 2 bulan aku terhipnotis bermain2 dengan “cinta” yang haram..dengan cinta yang tak seharus nya muncul..
dan ketika rasaku yang semakin besar..semakin dalam kepada dirinya dan aku makin mengutuki dirinya..karena tak mengerti cara nya menjaga hati ..semakin lama aku terlarut dengan perasaanku dan dirinya…semakin hati kecil ku menjerit untuk mengatakan …bahwa perasaan ini salah… perasaan “cinta” ini tak seharusnya ada di dalam hati ku.. tak seharus nya ada…
telah 2 bulan aku terus mencoba melogika kan “cinta” yang kurasa..
berat..sakit…kecewa..
dia merasakannya..
dan aku…
tentu juga…lebih dalam…rasa sakit ku tetapi Allah telah merebut hati ku kembali untuk menjadi hamba yang taat dan tak lagi keluar dari jalan yang telah Allah tunjukkan..
dan cintaku harus berakhir di akhir pesan
“maaf kan aku… terima kasih telah memberikan ku rasa cinta ini “
hati ku basah menahan deraian air mata..kesedihan..karena harus mengecewakan dirinya..dan air mata bahagia karena kelegaan membebaskan hati yang terbelenggu…dan bibirku tersenyum untuk perpisahan
“selamat tinggal cinta…”ya Allah..aku ikhlas melepaskannya..
melepaskan “cinta” yang belum tepat pada waktunya..
ya Allah…puji syukur ku kepadamu yang tak membiarkan ku terjerembab kepada “cinta” fana itu…
ampunilah aku Allah karena telah menorehkan luka kecewa terhapad diri nya yang menyuguhkan cinta kepadaku…
Cintailah dirinya yang mencintai ku..
dengan cintamu…sadarkan lah ia..bahwa tak akan pernah meraih kebahagiaan tanpa ridho dari-MU yang Rabb..
dari dindaHidayantee
bukan perkara bgmn kita gagal atau menghadapi masalah, namun yg terpenting adalah bgmn kita bangkit dari kegagalan tsb dan mulai melakukan pembaharuan agar hal serupa tdk terulang kembali.
minta dari just azzam



Nice story. Bkn fiksi khan bu?
Tetapi ini blm berakhir. Setelah putus ikatan diantara mrk, tentu setan takkan rela begitu saja. Ia akan mencari jalan agar kembali menuruti kemauannya. Disinilah komitmen kpd Alloh diuji.
Yg penting, jgn pernah kalah! Kalau si dia mengatakan, “Beri aku kesempatan sekali lg…please!”. Percayalah, itu adalah kata2 setan yg berbunyi, “Beri aku kesempatan sekali lg utk menjerumuskan ke lembah nista, please…”.
Cukuplah Alloh mjd saksi bhw kita telah memilih jalanNya.
Egy: Makasih Zam..pencerahannya..,aku akan juga berusaha mengalahkan bisikan setan itu..apapun bentuknya..!
indah
bagus sekali mbak
mengingatkan kita bahwa cinta yg lebih besar
seharusnya diberikan pada yg maha pencipta segalanya
bukan pada sesama ciptaanNYA
tapi kala cinta itu melanda
terkadang kita lupa harus memenejnya dengan baik
Eg: iyya..karna kita kadang juga terpengaruh sama bisikan setan yang blm mampu kita melawannya..tp yakin Bissmillah..ayo sama-2 kita lawan setan itu..ya Lind..?
hati2 mbak,,setan masih ada di sekitar kita.jgn percaya bisikan setan..
Allah masih melindungi kita,cintailah org2 di sekitar tp cintailah 100% dg hati tulus n cinta sejati hny ” ALLAH”
tp kpd manusia kita mencintai pd keluarga n suami..
Eg: OK..”pesanmu” kan ku ingat..
ummi ada orang bijak berkata “cintailah siapa dan apa saja yang ada di bumi maka seluruh penghuni langit akan balas mencintaimu ” tetapi mencintai manusia melebihi cinta kepada-NYA itu yang berbahaya.. mari mari mencintai manusia seperti mencintai diri sendiri(itu yang susah)hehehe
Eg: mari..belajar mencintai sesama..bersama..
Akhirnya kamu memenangkan pertarungannya….selamat deh.
Egy: Ah ga juggaaa…tp thx kedatangannya..
Mbak …
ini kisah nyata sahabat-ku.
Sejak gagal dari perkawinan-nya, dia tak lagi ‘percaya’ pada lawan jenisnya.
Sebagai manusia, ada kalanya kesepian mengusik hari2.
Ketika Allah seolah mendengar pinta-nya, lalu datanglah seseorang.
Ketika hatinya mulai bersemi rasa kasih dan semakin dalam, dia mencari jawab ke Allah
… Gusti Allah bila pasangan-ku atas ridho dan perkenanMU
Bila pasangan-ku menjadikan hidup lebih amanah … satukan kami dalam mahligai
bila sebaliknya, jauhkan dia dari-ku.
dalam hitungan jam, semua terjawab. Allah seolah membukakan pintu nuraninya
meski rasa kasih keduanya masih mendalam. Dia-pun menutup pintu hati bersama derai.
Bukan sekali dua, berbilang kali terjadi dan senantiasa meminta jawaban Allah.
Hingga merasa, mencintai Allah adalah jalan-nya hingga Allah meraihnya di keabadian cinta.
Nice story. Salamku.
Egy: Ya..memang kepadaNya lah semua keluh kesah itu kita pasrah kan..pula kini Allah membayar tunai akan apa yang kita perbuat..