Saat..ingin teriak di siang yang terik begini.. namun hanya tercekat di ujung kerongkongan.. yang menyisakan sakit di tenggorokan..
Saat..degub jantung tak beraturan ..cuma ditahan dengan kepalan jemari.. katupan rahang yang makin mengeras.. tanpa suara…
Saatnya..kembali bersimpuh dengan balutan hijab putih tulang..
tertegun di hamparan sajadah marun…
mengalir saja air dari mata yang rabun…
pasrah.. biar Allah saja yang menenangkan hati ….