(*__*)
Siang Itu.. HP ku ber dering… ku lihat nama dari si pemanggil..
“Assalamualaikum..” salam ku datar..
“waalaikum salaam.. mbak ini aku Ye..” langsung terdengar suara garing.. keras.. dari ujung Telepon di seberang sana entah dimana keberadaan nya..
“Ya.. (kembali datar..) .. akhirnya kita dapat saling memperdengarkan suara..ya..?” ujarku tanpa ekspresi.. hanya saja isi kepala ku berputar kemana arah bicara orang ini kelak..
selanjutnya adalah basa-basi yang basi..! masuklah pada inti pembicaraan yang sudah ku duga saat kulihat pertama kali nama yang tampil di HP ku tadi… banyak tanya dari nya.. yang ku elakan.. yang ku tanggapi datar.. saja.. karena bagiku tak semua orang berhak tahu tentang aku.. termasuk orang ini..! karena aku baru saja beberapa hari mengenalnya.. tak pantas aku menjawab pertanyaan yang menurutku pun tak pantas di tanya kan olehnya..!
bahkan aku bisa langsung menilai.. sampai mana level orang ini…
isi fikiran ku terus berputar.. sambil ku dengarkan saja isi bicaranya dengan suara garing dan keras.. hingga sesekali aku menjauh kan HP dari telinga.. karena terlalu keras nya suara… orang ini memberikan nomernya beberapa waktu lalu tanpa aku minta.. dan dialah yang minta aku berikan nomer ku padanya..
tanpa punya firasat buruk aku pun berikan saja pada nya nomor poncell ku..untuk persahabatan.. positif sajalah ku pikir saat itu..
Sebagian cerita lalu yang sesungguhnya hanya milikku dia “laporkan” kembali pada ku.. tak jelas apa maksud dari semua ini.. dan aku masih terdiam…Ye..! aku tak punya masalah pribadi langsung dengan mu..tapi mengapa kau buat ini pada ku?? “mungkin kau takut akan keberadaan ku ya..? merasa posisimu terancam..?!”
Hhhmm..???
bathin ku berbicara pada Allah..
“Ya..Allah.. mengapa harus ku dengar kisah ini..? mengapa dia memakan bangkai saudara se akidahnya..? yaitu aku..!” aku juga berfikir cepat.. ini pula teguran MU, untuk ku atas segala khilaf ku… Astaghfirullah…ampuni aku ya Allah..
Setelah puas ia lampiaskan ke ingin tahuannya.. serangkaian panjang masih ia perdengarkan kisah orang lain untuk ku.. dan basa-basi yang berlebihan..menambah point baginya…
aku khawatir.. “tong kosong nyaring bunyinya…”
Ada 2 kali ku terima telepon darinya dengan kisah senada.. aku banyak diam.. mengelak .. (**mengelak dan diam disini kulakukan.. BUKAN untuk tak sportif mengakui.. namun hanya tak ingin.. ia terlalu banyak menceritakan padaku tentang orang lain.. dan aku tak ingin masuk dalam pergunjingan nya..)
Beberapa hari kemudian.. dia putuskan Silaturahmi.. tak ku sangkal.. sempat ku terbujuk rayuan Syetan untuk melepas emosi.. ku sempat keluarkan kata-2 agak “menusuk” untuk nya.. Astaghfirullahalaziim..
namun Allah segera menyadarkan aku.. menarik aku.. memberiku.. hikmah.. bahwasanya..
dia tak baik untuk aku..
dia tak setingkat dengan ku..
Aku tak ingin masih jalan di tempat seperti yang dilakukannya.. Aku kini sedang menapaki jalan ridho NYA.. maaf bukan mau bersombong diri.. tapi kapan lagi kita kejar Ridho NYA.. kalau kita masih saja melakukan hal yang tak disukai NYA…?? Aku sedang berpacu dengan waktu.. aku sedang berlomba dengan saudara ku Muslim..Muslimah lain untuk merebut ridho NYA… tak ada waktu bagi ku untuk berjalan di tempat mendengarkan basa-basinya yang tak penting..berbicara dengan bantuan Syetan..! Yang tak ada hubungannya dengan misi ku pada NYA…
Astaghfirullahalaziim…Allah sangat sayang pada ku.. di tarik NYA aku dari hal-2 yang Tidak baik untuk aku.. dan aku juga sadari..
“semakin kita ingin dekat dengan NYA..makin terjal jalan yang harus di lalui..”
aku harus mempersiapkan langkah ku lebih tegar lagi… langkahkan kaki dengan mantap lagi.!!
tidak boleh tergoda suara-2 yang berbicara dengan bantuan Syetan..!
Ya..Allah lindungi aku.. ampuni aku.. jaga lisan ku.. jaga hati ku.. jaga teligaku..jauh kan bisikan syetan dari ku.. redam emosiku dari yang tak guna untuk ku..
Ya Allah ampuni aku karena hanya Engkau saja yang dapat memperbaiki segala kesalahan ku..
menjadi sandaran segala urusan dunia akhirat ku…
Astaghfirullahalaziiim….


Astaghfirullah….
waduh siapa tuh bun? jitak aja deeeehh kl gitu maaahhh
*peyuk bunda* yang sabar yah bunda ku yang cantiikk
**Em: peluk Rully..*__*… sabar.. ga usah kita membalas.. biar lah..hanya Allah yang maha Tahu..
yg lalu biarlah berlalu
jangan ulangi kesalahan yg sama di masa akan datang
biarkan mereka begitu…
anggap ini semua cobaan tuk menggapai ridhoNYA…
**Em: Tak ada waktu lagi untuk berlama-2 “mengurusi” hal tak guna.. ayo segera bergegas.. tanda-2 yang Allah berikan semakin jelas…
Assalamualaikum
Salam nal…
“…Ya..Allah lindungi aku.. ampuni aku.. jaga lisan ku.. jaga hati ku.. jaga teligaku..jauh kan bisikan syetan dari ku.. redam emosiku …”
Amin Bu … Amiiinnn
**Em:Amiin.. lagi Pak.. ( lama-2 kang AminHers dateng neyh di panggil-2 terus..)