CatatanMaya

*Kisah Sebuah Jam

Dahulu benar,..adalah seorang pembuat jam, berkata kepada jam yang sedang di buatnya;

 ”Hai jam apakah kamu sanggup untuk berdetak sebanyak 31.104.000 kali selama setahun?”  “Hhaaa…?”  kata jam itu terperanjat, ” Mana mungkin ?”

Pembuat jam tersebut bertanya kembali,

 ” Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari,..?” Lalu jam pun menjawab dengan penuh keraguan  ” Jarum-jarumku kurus seperti ini, mana sanggup aku melakukannya..?”  

Kembali pembuat jam tak menyerah untuk bertanya,

“Bagaimana kalau 3600 kali dalam satu jam,.?”  Jam tersebut juga kembali menjawab,  “Wwaahh,… banyak  sekali..!”

Lalu dengan penuh kesabaran pembuat jam itu bicara lagi kepada jam,

” Kalau begitu,..sanggupkah kau berdetak satu kali saja setiap detik,.?”  Lalu si jam menjawab dengan antusias, “Nhaaa,…kalau begitu aku sanggup,…!!”Maka setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik.Tanpa terasa,  detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa, karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti sebanyak  31.104.000 kali.

RENUNGAN :Segala sesuatu yang seringkali kita anggap berat atau tidak mungkin untuk dapat kita lakukan,  ternyata dapat dilakukan dengan mudah bila kita berani memulai menjalankannya, dan keberhasilan besar akan dapat diperoleh dengn meraih dan mengumpulkan keberhasilan-keberhasilan kecil.  Ayo,.. kita mulai hari-hari kita dengan keberhasilan-keberhasilan mungil,..   

 

info: buletin jum’at

26 Maret 2008 - Ditulis oleh Em | renungan | , | & Komentar

& Komentar »

  1. Weh… iya…
    Kalau liat setumpuk setrikaan… setumpuk.. piring kotor.. setumpuk cucian… setumpuk kotoran ditempat sampah.. setumpuk.. kertas yang mesti dikerjakan.. setumpuk.. dan setumpuk… rasanya… heeeeehhhh capeeek deeehhh.

    Tapi.. semua itu tetap harus dijalani kan??? Sabar.. Ikhlas… ridho… Bismillah…

    Kerja kerja.. mari kita kerja…

    Akhirnya…Alhamdulillah…

    Jazakillah.. sudah mengingatkan untuk mau terus “JALANI”…
    Sungguh engkau sahabat yang baiiikkkk….

    Komentar oleh yanti | 17 November 2008

  2. Ah ini lagi …
    Simpel tapi mengena …

    Makasih Emma …

    Sesuatu yang kelihatannya berat … ternyata dapat kita lakukan dengan mudah jika kita berani memulai menjalankannya …

    Sip …
    Salam Saya
    NH

    Komentar oleh nh18 | 17 November 2008

  3. ketika ditanya kepada jam,
    “Kalian bertiga (jam, menit, detik) kenapa sih kok dari dulu muter-muter terus? emang kagak capek?

    apa jawab mereka?

    “justru kami ini lagi mencari angka 13. Sudah lewat dari 31.104.000 kali detak sekali pun, tetep gak nemu juga tuh angka 13. Dari angka 1, 2, 3,…, 12, eh terus angka 1 lagi.” *fiuh…*

    “makanya kami tetep muter, ampe tuh angka 13 ditemukan. Someone can help us?”

    “&8%@*)$@<%*+~!”

    just intermezzo. :lol:

    sepakat dengan renungannya bu. 1000 langkah pun dimulai dari langkah pertama tentunya. Dan juga jangan pernah takut untuk memulai.

    “plan your work, and work your plan”

    Komentar oleh yodama | 17 November 2008

  4. jadio berani dan yakinlah :)

    Komentar oleh achoey | 17 November 2008

  5. apa kabar mbak emma, maaf lama gak berkunjung beberapa bulan lalu ada kerusakan gak bisa ngenet dan sok sibuk.
    renunganx bagus, singkat padat berisi. tq

    Komentar oleh qutilang | 19 November 2008

  6. hehe..istilahnya kan jarak seribu mil dimulai dari satu langkah kaki :)

    Komentar oleh namada | 19 November 2008

  7. Big Smile after read this post!!!
    emang kalo pertahun harus berdetak sebanyak31.104.000 kali, membayangkannya saja sudah sangat berat…
    tapi, 1 kali setiap detik, sungguh tugas mudah… :D

    Komentar oleh Odie | 22 November 2008

  8. benar sekali ummi…jangan pernah menunda2 pekerjaan karena akan merasa akan akan berat nantinya dan ga akan di kerjakan …makasih umi sudah memngingatkan

    Komentar oleh hidayanti | 23 November 2008

  9. waaah…ceritanya bagus bangeet…jadi mengingatkan kita untuk sering2 berucap “alhamdulilah” atas keberhasilan kecil yg kadang tidak kita sadari….makasih yach…makasih juga atas kunjungannya…

    Komentar oleh Risa | 24 November 2008

  10. trim’s tuk semua teman yang sudah koment..

    Komentar oleh emma | 25 November 2008

  11. Tul Mbak, kalo kita jalanin aja….malah gak kerasa berat2 amat ya…terus gak terasa ternyata udah selesai…
    makin ngeluh, makin terasa susah…
    (kayak bayarin kpr rumah 10 tahun…hehehe…biar ngos2an..selese juga…hihihi…)

    apa kabar mbak??? maap baru mampir lagi…..

    Komentar oleh rhainy | 27 November 2008


Tinggalkan komentar